Badan Geologi Dan Tim Komisi V Dpr Ri Bahas Ruu Sumber Daya Air

Badan Geologi dan Tim Komisi V DPR RI

Bahas RUU Sumber Daya Air

 

Air tanah merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting untuk dikelola bagi kebutuhan pokok manusia. Pengelolaan air tanah yang kurang baik akan mengakibatkan kerusakan lingkungan yang membawa dampak merugikan bagi mahluk hidup secara universal. Untuk itu perlu landasan hukum atau perauran terkait dengan pengelolaan air tanah. DPR RI selaku lembaga pengatur kebijakan pemerintah perlu berkoordinasi dan konsolidasi tentang berbagai karakteristik pengelolaan dan pemanfaatan air tanah yang menjadi salah satu tugas dan fungsi Badan Geologi

Kepala Badan Geologi, Ego Syahrial beserta Staf bersama Tim komisi V DPR RI yang dipimpin Prima. M. Nuwa mengadakan rapat pembahasan mengenai RUU Sumber Daya Air Tanah pada hari Jum’at Tanggal 24 Maret 2017 di ruang rapat Sekretariat Badan Geologi Lantai 2 (dua) Jalan Diponegoro Nomor 57 Bandung.

Tujuan dari rapat ini adalah melakukan koordinasi mengenai Pengelolaan Sumber Daya Air dalam rangka penyusunan Rancangan Undang-Undang Sumber Daya Air khususnya terkait bidang air tanah sesuai dengan tugas dan fungsi Badan Geologi.

Hasil rapat pembahasan ini adalah sebagai berikut:

  1. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 85/PUU-XI/2013 yang menyatakan bahwa Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 Tentang Sumber Daya Air (Undang-Undang) sda tidak memiliki kekuatan hukum mengikat dan memberlakukan kembali Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Pengairan, mengakibatkan perubahan dasar hukum terhadap Pengelolaan Sumber Daya Air.
  2. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 perlu disesuaikan dengan kondisi pengelolaan sumber daya air tanah pada saat ini, sehingga perlu adanya Undang-Undang Sumber Daya Air yang mengakomodir pengaturan, kewenangan, kebijakan serta mempertimbangkan aspek teknis.
  3. Rancangan Undang-Undang Sumber Daya Air tersebut merupakan praskarsa Dewan Perwakilan Rakyat RI yang pada saat ini masih proses penyusunan.
  4. Tindaklanjut Badan Geologi akan menyusun kajian teknis mengenai pemakaian dan pemanfaatan air  tanah oleh penggunan air tanah, dasar yang jelas mengenai pembatasan pengelolaan air permukaan dan air tanah, pemanfaatan sumber daya air bagi masyarakat Indonesia terutama masyarakat di pulau – pulau, pemakaian air tanah sehari-hari tanpa izin dengan batasan debit pengambilan 100 (seratus) meter kubik per bulan atau dengan pipa 2,5 inchi. Badan Geologi akan memberikan masukan terkait aspek teknis Rancangan Sumber Daya Air dengan Draft terbaru.

badangeologidantimkomisivdprribahasruusumberdayaairbadangeologidantimkomisivdprribahasruusumberdayaair1Kepala Badan Geologi, Ego Syahrial beserta Staf bersama Tim komisi V DPR RI yang dipimpin Prima. M. Nuwa mengadakan rapat pembahasan mengenai RUU Sumber Daya Air Tanah pada hari Jum’at Tanggal 24 Maret 2017 di Ruang Rapat Sekretariat Badan Geologi Lantai 2 (dua) Jalan Diponegoro Nomor 57 Bandung.

 

Pengirim : Lilies Marie

Sumber  : Frediyanto Sawhir dan Johan Budi.

 

<kembali>